24
4114

Bagaimana Penghitungan PPh Pasal 21 THR dan Bonus




Bagaimana cara menghitung PPh Pasal 21 THR dan Bonus? Apabila kepada pegawai tetap diberikan THR, bonus, jasa produksi, tantiem, gratifikasi, premi, dan penghasilan lain semacam itu yang sifatnya tidak tetap dan biasanya dibayarkan sekali setahun, maka PPh Pasal 21 THR dan bonus dihitung dan dipotong dengan cara sebagai berikut: (Lampiran PER-16/PJ/2016)

  1. dihitung PPh Pasal 21 THR atas penghasilan teratur yang disetahunkan ditambah dengan penghasilan tidak teratur berupa THR, bonus tantiem, jasa produksi, dan sebagainya.
  2. dihitung Pajak Penghasilan Pasal 21 atas penghasilan teratur yang disetahunkan tanpa tantiem, jasa produksi, dan sebagainya.
  3. selisih antara PPh Pasal 21 Bonus menurut penghitungan angka 1 dan angka 2 adalah PPh Pasal 21 atas THR dan bonus penghasilan tidak teratur berupa tantiem, jasa produksi, dan sebagainya.

Contoh penghitungan PPh Pasal 21 THR dan Bonus

Sudiro (tidak kawin) bekerja pada PT Qolbu Jaya dengan memperoleh gaji sebesar Rp 5.000.000,- sebulan. Pada bulan Maret 2016 Sudiro memperoleh bonus sebesar Rp 8.000.000,- sehingga pada bulan Maret 2016 Sudiro memperoleh penghasilan berupa gaji sebesar Rp 5.000.000,- dan bonus sebesar Rp 8.000.000,-. Setiap bulannya Sudiro membayar iuran pensiun ke dana Pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan sebesar Rp 80.000,-.

Penghitungan PPh Pasal 21 THR dan/atau bonus tersebut adalah:




Incoming search terms:

apa itu tantiem bonus jasa produksi THR dalam pajakcontoh soal pph 21 atas gaji dan bonus




Show Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!