Bebas Pajak Karena Ada Penghasilan Tidak Kena Pajak

DASAR HUKUM

  1. UU Nomor 36 Tahun 2008 tentang perubahan keempat atas UU Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan (berlaku sejak 1 Januari 2009).
  2. PMK-162/PMK.011/2012  tentang penyesuaian besarnya PTKP mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2013 (berlaku sejak 22 Oktober 2012).
  3. PER-31/PJ/2012 tentang pedoman teknis tata cara pemotongan, penyetoran dan pelaporan pajak penghasilan pasal 21 dan/atau pajak penghasilan pasal 26 sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan orang pribadi (berlaku sejak 1 Januari 2013).

PENENTUAN BESAR PTKP
Besarnya PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun pajak atau awal bagian tahun pajak. (Pasal 7 ayat 2 UU No.36 Tahun 2008).

[quote]Besarnya PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun kalender. (Pasal 11 ayat (5) PER-31/PJ/2009 atau PER-31/PJ/2012) [/quote] 

Besarnya PTKP ditentukan berdasarkan Status Wajib Pajak, yang terdiri dari : [ordered_list style="decimal"]

  1. TK/… Tidak Kawin
  2. K/…    Kawin
  3. K/I/… Kawin, tambahan untuk isteri (hanya seorang) yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami
  4. PH     Wajib pajak kawin yang secara tertulis melakukan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan. PTKP nya tetap seperti PTKP untuk WP kawin yang penghasilan suami istri digabungan (K/I/….)
  5. HB/… Wajib pajak kawin yang telah hidup berpisah

[/ordered_list]

PTKP 2013

PTKP 2013

 

KELUARGA SEDARAH DAN SEMENDA

Dalam tambahan Pasal 7 ayat 1 huruf d UU No.36 Tahun 2008 di sebutkan bahwa nilai PTKP sebesar Rp 1.320.000 (sejak 1 Januari 2013 tambahan nilai PTKP ini adalah sebesar Rp2.025.000) untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga.
Yang dimaksud dengan anggota keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya adalah anggota keluarga yang tidak mempunyai penghasilan dan seluruh biaya hidupnya ditanggung oleh Wajib Pajak.
Karena yang hanya boleh menambah PTKP adalah dalam garis keturunan lurus, maka saudara kandung dan saudara ipar yang menjadi tanggungan wajib pajak tidak memperoleh tambahan pengurangan PTKP. Begitu juga dengan Saudara dari bapak/ibu, Golongan ini juga tidak termasuk dalam pengertian keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus.

Contoh Hubungan keluarga sedarah dan semenda :

  • Sedarah lurus : Ayah, ibu, anak
  • Sedarah ke samping : Saudara kandung, kakak/adik
  • Semenda lurus : Mertua, anak tiri
  • Semenda ke samping : Saudara Ipar

 

 

 

Incoming search terms:

sebutkan ptkk berdasarkan uu no 36 tahun 2008

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.