Apa Gunanya Kurs Pajak Mingguan Itu?Gimana Contohnya




Kurs Pajak mingguan adalah kurs yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) dan di rilis oleh Badan Kebijakan Fiskal. Nilai kurs pajak mingguan dibutuhkan bagi Wajib Pajak yang bertransaksi menggunakan mata uang asing. Transaksi yang dilakukan dalam mata uang asing harus dikonversi ke mata uang Rupiah. Untuk pencatatan secara akuntansi, kurs yang digunakan adalah kurs tengah BI, sedangkan untuk pembayaran pajaknya menggunakan kurs pajak.

Apa gunanya kurs pajak mingguan ini?

Kurs pajak mingguan ini digunakan untuk keperluan konversi ke mata uang rupiah terkait pelunasan:

  • Bea Masuk,
  • Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah,
  • Bea Keluar,
  • Pajak Penghasilan atas Pemasukan Barang,
  • Utang Pajak yang berhubungan dengan Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Bea Keluar, dan Penghasilan

yang diterima atau diperoleh berupa uang asing.

Dalam hal kurs valuta asing lainnya tidak tercantum tabel Kurs Pajak KMK, maka nilai kurs yang digunakan sebagai dasar pelunasan adalah kurs spot harian valuta asing yang bersangkutan di pasar internasional terhadap dolar Amerika Serikat yang berlaku pada penutupan hari kerja sebelumnya dan dikalikan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sesuai dengan yang ditetapkan dalam KMK.



Contoh Penggunaan Kurs Pajak Mingguan

Berikut adalah contoh penggunaan kurs pajak dalam pembuatan Faktur Pajak maupun Faktur Pajak pengganti.

contoh penggunaan kurs pajak mingguan

 

contoh penggunaan kurs pajak

Incoming search terms:

kurs pajak minguuan






Leave a Reply

error: Content is protected !!