Mekanisme Pemungutan PPN oleh Pemungut

Bagaimana sebagaimana mekanisme pemungutan PPN itu? Simak penjelasan berikut:

  1.  Secara umum PPN yang terutang atas transaksi penyerahan BKP/JKP dipungut sendiri oleh PKP Penjual. Dengan demikian,  pembeli BKP/JKP tersebut wajib membayar kepada PKP Penjual sebesar harga jual ditambah PPN yang terutang (10%). Mekanisme pemungutan PPN seperti ini PPN-nya harus dipungut sendiri.
  2. Dalam hal harga jual atau penggantian telah termasuk PPN, maka PPN yang terutang atas penyerahan BKP/JKP tersebut dihitung dengan formula : 10/110 x harga jual atau penggantian.
  3. Apabila pembeli BKP/JKP tersebut berstatus Pemungut PPN, PPN yang terutang atas transaksi penyerahanBKP/JKP tidak dipungut oleh PKP Penjual, melainkan disetor langsung ke kas negara oleh Pemungut PPN tersebut. Dengan begitu, Pemungut PPN hanya membayar kepada PKP Penjual sebesar harga jual, sedangkan PPN-nya (10%) disetor langsung ke kas negara.
  4. Pemungut PPN terdiri dari :
  • Bendaharawan Pemerintah baik Pusat maupun Daerah, yang dananya dari APBN/APBD (563/KMK.03/2003).
  • Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (563/KMK.03/2003).
  • Badan Usaha Milin Negara (PMK-85/PMK.03/2012 (Berlaku sejak 1 Juli 2012) stdd PMK-136/PMK.03/2012 (Berlaku sejak 16 Agustus 2012))
  • Kontraktor kontrak kerja sama pengusahaan minyak dan gas bumi, dan kontraktor atau pemegang kuasa/pemegang izin pengusahaan sumber daya panas bumi (PMK-73/PMK.03/2010 (berlaku sejak 1 April 2010))

Skema PPN dipungut sendiri

ppn pungut sendiri

Skema PPN dipungut oleh Pemungut

ppn pungut

Incoming search terms:

mekanisme pemungutan PPNjelaskan mekanisme pemungutan ppnpemungutan ppnpengertian mekanisme pemungutan ppnapa perbedaan mekanisme pemungutan ppn oleh pemungut ppn dan mekanisme normalcontoh mekanisme bendaharawan pajak masukanperbedaan pemungutan ppn oleh pemungut ppn dan mekanisme normalpemungutan ppn secara tidak langsungskema ppnpenjelasan penyerahan yang ppn-nya harus dipungut sendiripenyerahan ppn yang dipungut sendirippn pemungutpenyerahan yang ppnnya dipungut sendiriPPN masukan sama dengan ppn disetor sendiri atau setor pemungutperbedaan pajal di pungut sendiri atau di pungut bendaharawan pemerintahperbedaan mekanisme pemungutan oleh ppn dan mekanisme normalpajak yang dipungut sendiriarti dari penyrrahan yg ppnnya harus dipungut sendiribedanya pemungut dan bukan pemungut ppncara mencari penyerahab ppn atau ppn dan ppnbmnya yang harus dipungut sendiridiatributor harus pungut ppnjelaskan maksud dari penyerahan yang ppn nya harus dipungut sendiri?jenis PPN yng dipungut sendirimekanisme normal pemunggutan ppn adalah pkp melakukanbpenyerahanmekanisme pemungutan PPN oleh pemungut PPN dan mekanisme normal ?mekanisme ppn umum dan khususpajak ppn kepDa pemunguttransaksi ppn tidak di pungut

Share this post:

Recent Posts

One Comment

  1. Dewi says:

    bagaiaman tata cara pelaporan SPT MASA PPN jika PKP menjual barang ke pedagang eceran yang tidak memiliki NPWP sehingga faktur pajak masukan lebih banyak daripada faktur pajak keluaran pada e-faktur?
    Trims

Leave a Comment

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.