2
55

Penghitungan PPh Pasal 21 Bukan Pegawai

Berikut adalah cara penghitungan PPh Pasal 21 Bukan Pegawai. Apa yang dimaksud dengan bukan pegawai menurut ketentuan perpajakan adalah (Pasal 3 PER-16/PJ/2016):

  • tenaga ahli yang melakukan pekerjaan bebas, yang terdiri dari pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, penilai, dan aktuaris
  • pemain musik, pembawa acara, penyanyi, pelawak, bintang film, bintang sinetron, bintang iklan, sutradara, kru film, foto model, peragawan/peragawati, pemain drama, penari, pemahat, pelukis, dan seniman lainnya
  • olahragawan
  • penasihat, pengajar, pelatih, penceramah, penyuluh, dan moderator
  • pengarang, peneliti, dan penerjemah
  • pemberi jasa dalam segala bidang termasuk teknik, komputer dan sistem aplikasinya, telekomunikasi, elektronika, fotografi, ekonomi dan sosial serta pemberi jasa kepada suatu kepanitiaan
  • agen iklan
  • pengawas atau pengelola proyek
  • pembawa pesanan atau yang menemukan langganan atau yang menjadi perantara
  • petugas penjaja barang dagangan
  • petugas dinas luar asuransi; dan/atau
  • distributor perusahaan multilevel marketing atau direct selling dan kegiatan sejenis lainnya

Bukan Pegawai yang menerima imbalan yang bersifat berkesinambungan.
Rumus
PPh 21 = Jumlah kumulatif PKP X Tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU Nomor 36 TAHUN 2008

PKP = (50% x Penghasilan Bruto) – PTKP per bulan

Ingat, Pengurangan berupa PTKP dapat diperoleh sepanjang (Pasal 13 ayat (1) PER-16/PJ/2016):

  1. yang bersangkutan telah mempunyai NPWP dan
  2. hanya memperoleh penghasilan dari hubungan kerja dengan satu Pemotong PPh 21/26 serta
  3. tidak memperoleh penghasilan lainnya.

Besar PTKP KLIK DISINI

Bukan Pegawai yang menerima imbalan yang bersifat tidak berkesinambungan
Rumus
PPh 21 = DPP X Tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU Nomor 36 TAHUN 2008

DPP = 50% X Penghasilan Bruto

Contoh penghitungan PPh Pasal 21 bukan pegawai, KLIK

Show Comments

Leave a Reply