1
15

Sekarang Pembayaran Pajak Harus Secara Online

Saat ini, Wajib Pajak harus melakukan pembayaran/penyetoran pajak dengan sistem pembayaran pajak secara elektronik. Pembayaran/penyetoran pajak secara elektronik meliputi seluruh jenis pajakkecuali: (Pasal 2 ayat (1) PER-05/PJ/2017)

  1. pajak dalam rangka impor yang diadministrasikan pembayarannya oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai; dan/atau
  2. pajak yang tata cara pembayarannya diatur secara khusus.

Pembayaran/penyetoran pajak secara elektronik meliputi pembayaran dalam mata uang Rupiah dan Dollar Amerika Serikat. Khusus untuk Pembayaran dalam mata uang Dollar Amerika Serikat, hanya dapat dilakukan untuk: (Pasal 2 ayat (3) PER-05/PJ/2017)

  1. Pajak Penghasilan Pasal 25, Pajak Penghasilan Pasal 29, Pajak Penghasilan yang bersifat Final yang dibayar sendiri oleh Wajib Pajak, Pajak Penghasilan Minyak Bumi, dan Pajak Penghasilan Gas Bumi, dari Wajib Pajak yang memperoleh izin atau telah menyampaikan pemberitahuan untuk menyelenggarakan pembukuan dengan menggunakan bahasa Inggris dan mata uang Dollar Amerika Serikat; dan
  2. surat ketetapan pajak dan Surat Tagihan Pajak yang diterbitkan dalam mata uang Dollar Amerika Serikat.

CARA MELAKUKAN PEMBAYARAN/PENYETORAN PAJAK SECARA ELEKTRONIK

Transaksi pembayaran/penyetoran pajak secara elektronik dilakukan melalui Bank/Pos Persepsi dengan menggunakan Kode Billing(Pasal 2 ayat (4) PER-05/PJ/2017)

Setelah mendapatkan kode billing, pembayaran pajak dapat dilakukan melalui :

  1. Teller Bank/Pos Persepsi;
  2. Anjungan Tunai Mandiri (ATM);
  3. Internet Banking;
  4. mobile banking;
  5. Mesin EDC;
  6. sarana lainnya.

Cara Pembuatan Kode Billing KLIK DISINI

Leave a Reply