2
62

Must Know! 3 Hal Terkait Sertifikat Elektronik




Isi resume ini adalah tentang tata cara permohonan sertifikat elektronik, apa saja syaratnya, dan berapa lama masa berlakunya sertel/serdig untuk penggunaan e-Faktur pajak.

TATA CARA PEMBERIAN DAN PENCABUTAN SERTIFIKAT ELEKTRONIK

Sertifikat Elektronik adalah file yang diberikan kepada Pengusaha Kena Pajak (PKP) sebagai otentifikasi pengguna layanan perpajakan secara elektronik yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Layanan perpajakan yang memerlukan Sertifikat Elektronik adalah:

  1. Layanan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak melalui laman (website) yang ditentukan dan/atau disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak;
  2. Penggunaan aplikasi atau sistem elektronik yang ditentukan dan/atau disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk pembuatan Faktur Pajak berbentuk elektronik (e-Faktur); dan/atau
  3. Layanan perpajakan secara elektronik lainnya yang ditentukan dan/atau disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak.
Jadi, setiap PKP wajib mempunyai sertifikat ini!

TATA CARA PENGAJUAN PERMINTAAN SERTIFIKAT ELEKTRONIK

PKP dapat mengajukan permintaan sertel melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat PKP dikukuhkan dengan menyampaikan:



  1. Surat Permintaan Sertifikat Elektronik, formatnya di sini!
  2. Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik, formatnya di sini!

 

SYARAT DAN KETENTUAN PERMINTAAN SERTIFIKAT ELEKTRONIK

Untuk mengajukan permintaan sertel, PKP harus memenuhi persyaratan:

  1. Surat Permintaan dan Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik ditandatangani dan disampaikan oleh pengurus PKP yang bersangkutan secara langsung ke KPP terdaftar.

          Pengurus dalam perpajakan yang dimaksud adalah:

  • orang yang nyata-nyata mempunyai wewenang ikut menentukan kebijaksanaan dan/atau mengambil keputusan dalam menjalankan perusahaan sesuai UU KUP
  • namanya tercantum dalam SPT Tahunan Pajak Penghasilan Badan tahun pajak terakhir yang jangka waktu penyampaiannya telah jatuh tempo, kecuali untuk PKP cabang dan Kerja Sama Operasi (KSO).
  1. SPT Tahunan PPh Badan tersebut harus sudah disampaikan ke KPP dengan dibuktikan asli SPT Tahunan PPh Badan beserta bukti penerimaan surat/tanda terima pelaporan SPT.
  2. Dalam hal pengurus namanya tidak tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan, maka pengurus tersebut harus menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy:
    • surat pengangkatan pengurus yang bersangkutan; dan
    • akta pendirian perusahaan atau asli penunjukan sebagai Bentuk Usaha Tetap (BUT)/permanent establishment dari perusahaan induk di luar negeri.
  3. Pengurus harus menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
  4. Dalam hal pengurus merupakan Warga Negara Asing (WNA), pengurus harus menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP). Pengurus yang merupakan WNA sebagaimana dimaksud pada huruf f tidak disyaratkan menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy KK.
  5. Pengurus harus menyampaikan sotfcopy pas foto terbaru yang disimpan dalam compact disc (CD) atau media lain sebagai kelengkapan surat permintaan Sertel (file foto diberi nama: Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) PKP-nama pengurus-nomor kartu identitas pengurus).

Syarat Permohonan Sertifikat Elektronik bagi PKP cabang atau PKP yang berbentuk KSO

Untuk PKP cabang, selain syarat nomor 2 s.d 6 di atas, harus dilengkapi dengan:

  1. Pengurus PKP cabang harus menandatangani Surat Permintaan dan Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertel.
  2. Pengurus PKP cabang harus menunjukkan asli dan menyampaikan fotocopy surat penunjukan dari pengurus pusat PKP cabang tersebut.
Pengurus PKP pusat dari PKP cabang tersebut dapat mengajukan permintaan Sertifikat Elektronik untuk PKP cabang.

 



Untuk PKP berbentuk KSO (PKP KSO) , selain syarat nomor 2 s.d 6 di atas, harus dilengkapi dengan:

  1. Pengurus PKP KSO harus menandatangani Surat Permintaan dan Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertel.
  2. Pengurus PKP KSO harus menunjukkan dan menyampaikan fotocopy akta KSO tersebut.

Syarat Permohonan Sertifikat Elektronik bagi PKP Orang Pribadi adalah:

  1. Surat Permintaan dan Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertel ditandatangani dan disampaikan oleh PKP yang bersangkutan secara langsung ke KPP tempat PKP dikukuhkan dan tidak diperkenankan untuk dikuasakan ke pihak lain.
  2. SPT Tahunan PPh Orang Pribadi tahun pajak terakhir yang jangka waktu penyampaiannya telah jatuh tempo pada saat pengajuan surat permintaan Sertifikat Elektronik telah disampaikan ke KPP dengan dibuktikan asli SPT Tahunan PPh Orang Pribadi beserta bukti penerimaan surat/tanda terima pelaporan SPT.
  3. PKP harus menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy kartu identitas berupa e-KTP dan KK.
  4. Dalam hal PKP merupakan WNA, PKP harus menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy paspor, KITAS, atau KITAP.
  5. Dalam hal PKP sebagaimana dimaksud pada huruf d, tidak disyaratkan menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy KK.
  6. PKP harus menyampaikan softcopy pas foto terbaru yang disimpan dalam CD atau media lain sebagai kelengkapan surat permintaan Sertifikat Elektronik (file foto diberi nama: NPWP PKP-nama PKP-nomor kartu identitas PKP).

SERTIFIKAT ELEKTRONIK TIDAK BERLAKU

  • Sertifikat Elektronik kadaluarsa atau masa berlakunya habis.
  • Masa berlaku Sertifikat Elektronik Pajak ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak yaitu 2 (dua) tahun dihitung sejak tanggal Sertifikat Elektronik diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak .
  • Sebelum masa berlaku Sertifikat Elektronik berakhir, Pengusaha Kena Pajak diperkenankan untuk meminta Sertifikat Elektronik baru.

APAKAH SERTIFIKAT ELEKTRONIK PAJAK DAPAT DICABUT?

PKP dapat meminta pencabutan Sertifikat Elektronik ke Direktorat Jenderal Pajak melalui KPP tempat PKP dikukuhkan.

Permintaan Pencabutan Sertel dapat dilakukan Pengurus PKP melalui surat permintaan pencabutan Sertifikat Elektronik, klik di sini!

Pencabutan Sertel dilakukan setelah surat permohonan dan dokumen kelengkapannya memenuhi syarat yang ditentukan, yaitu Surat Permintaan Pencabutan ditandatangani dan disampaikan oleh pengurus PKP yang bersangkutan secara langsung ke KPP tempat PKP dikukuhkan dan tidak diperkenankan untuk dikuasakan ke pihak lain.

Sertifikat Elektronik Pajak yang telah dicabut oleh Direktorat Jenderal Pajak tidak dapat digunakan kembali untuk memperoleh layanan perpajakan secara elektronik yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak.




Dalam hal Permintaan pencabutan Sertel telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Pajak, PKP menerima pemberitahuan dari Direktorat Jenderal Pajak yang dikirim melalui alamat email yang tercantum dalam surat permintaan pencabutan Sertel.

CARA INSTAL SERTIFIKAT ELEKTRONIK PAJAK

1. Unduh Sertifikat Elektronik

Setelah mendapatkan pemberitahuan melalui email bahwa sertifikat elektronik PKP telah disetujui oleh DJP, maka PKP dapat melakukan login ke halaman e-Nofa Online (https://efaktur.pajak.go.id/login) lalu menuju ke menu “Download Sertifikat Digital” dan klik “Unduh”. Setelah menemukan pop up notification, pilih “Save File”.

Sertifikat elektronik juga diberikan oleh petugas KPP bersamaan dengan CD/flasdisk pada saat PKP menandatangani tanda terima berita acara penyerahan sertifikat digital.

2. Instalasi Sertifikat Elektronik

Setelah PKP mengunduh sertifikat elektronik yang berbentuk file dengan nama file npwp15digitWajibPajak.p12 atau memindahkannya dari CD, berikut hal yang harus dilakukan:

  • Cari folder tempat menyimpan file npwp15digitWajibPajak.p12, double klik file npwp15digitWajibPajak.p12, sehingga akan muncul form certificate import wizard.

sertifikat elektronik

 

  • Klik tombol next, kemudian akan tampil form password. Masukan passphrase pada kolom isian password yang telah PKP isikan pada saat permintaan sertifikat digital sebelumnya. (perlu diperhatikan bahwa, isian kolom password tersebut adalah kata sandi passphrase dan bukan password akun PKP).

cara instal sertifikat elektronik

  • Agar lebih jelas lagi, passphrase adalah kunci sandi yang mengikat terhadap private key yang hanya diketahui oleh PKP. Apabila PKP lupa kata sandi passphrase atau menghilangkannya, maka PKP harus mengajukan permohonan pencabutan sertifikat elektronik di KPP terdaftar.

sertifikat elektronik pajak

  • Apabila kata sandi passphrase PKP benar dan proses instalasi selesai, maka akan muncul notifikasi form bertuliskan “The import was successful”.
  • Selanjutnya, klik OK.

 

Instal Sertifikat Elektronik e-Faktur ke Browser

Selanjutnya yang perlu dilakukan adalah instal sertifikat elektronik ke peramban (browser).

Biasakan untuk menggunakan browser yang tetap agar tidak menginstal berkali-kali.

Berikut ini adalah konfigurasi untuk menginstal sertifikat digital pada tiga jenis browser yang sering digunakan PKP, yaitu Mozilla Firefox, Google Chrome dan Internet Explorer.

1. Mozilla Firefox

  • Siapkan file npwp15digitWajibPajak.p12 untuk instalasi sertifikat digital.
  • Buka Firefox, kemudian masuk ke menu “Options/Preferences” atau tekan tombol Alt + T dan pilih menu “Options”.
  • Pada menu “Form Options”, pilih “Advanced, dan Tab Certificates”, kemudian klik tombol “View Certificates”.
  • Setelah muncul form certificate manager, pilih tab “Your Certificates” dan klik tombol “Import” hingga muncul file dialog. Kemudian arahkan ke file sertifikat elektronik PKP dan klik tombol Open.
  • Setelah klik tombol open, maka akan muncul kotak dialog untuk memasukkan passphrase yang telah dijelaskan sebelumnya.
  • Apabila passphrase yang dimasukkan salah (penyebabnya sering karena kesalahan huruf kapital atau huruf kecil,atau spasi), maka akan muncul notifikasi alert bertuliskan: The PKCS #12 operation failed for unknown reasons.
  • Apabila passphrase yang dimasukan benar, maka notifikasi alert yang muncul adalah kalimat: successfully restored your security certificate(s) and private key(s). Pada tahap ini, proses install sertifikat elektronik e-Faktur pada peramban Mozilla Firefox sudah selesai dilakukan.

2. Google Chrome

  • Masuk ke menu konfigurasi dan ketik kata kunci pencarian “cert” untuk mempercepat pencarian.
  • Kemudian, klik tombol “Manage Certificates”. Selanjutnya, akan muncul form certificates.
  • Setelah tampil form certificates, klik tombol import dan akan muncul tampilan form yang mirip dengan instalasi sertifikat digital pada sistem operasi (Certificate Import Wizard), selanjutnya klik next sampai muncul form password. Masukan kata sandi passphrase, lalu klik next hingga keluar notifikasi bertuliskan: the import was successful.
  • Tutup web browser PKP, dan buka kembali.

3. Internet Explorer

  • Buka menu Internet Options di Internet Explorer.
  • Pilih Tab Content dan klik tombol Certificates.
  • Setelah tampil form certificates, klik tombol import dan akan muncul tampilan form yang mirip dengan instalasi sertifikat digital pada sistem operasi (Certificate Import Wizard), kemudian klik next hingga muncul form password.
  • Lalu masukan kata sandi passphrase dan kemudian klik next sampai dengan keluar notifikasi bertuliskan: the import was successful.
  • Tutup peramban dan buka kembali.

Selanjutnya untuk melakukan permintaan nomor faktur secara online, PKP harus login ke halaman e-Nofa Online, pilih menu Permintaan NSFP pada halaman utama, (pastikan untuk melakukan langkah konfigurasi yang benar) maka akan keluar form select a certificate.

Selanjutnya, pilih nama PKP yang sesuai dengan NPWP login dan klik OK. Selanjutnya, masukan nama pemohon permintaan NSFP dan masukan jabatan pemohon.

 

REFERENSI ATURAN

PER-28/PJ/2015 tentang Sertifikat Elektronik (mulai berlaku sejak 22 Juli 2015)




Leave a Reply

error: Content is protected !!
×

 

JOIN US!

Join on twitter atau facebook & feel free untuk bertanya-tanya tentang Pajak

 

Follow us