5 Pihak ini Bebas Pajak Bunga Deposito dan Tabungan




Pajak atas bunga deposito itu berapa persen? Bisakah tarifnya 0%? Peraturan pajak yang mengatur tentang pajak bunga deposito adalah sebagai berikut:

  • PP 131 Tahun 2000 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang PPh atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI
  • KMK-51/KMK.04/2001 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang pemotongan PPh atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI
  • PER-01/PJ/2013 (berlaku sejak 14 Januari 2013) tentang tata cara penerbitan surat keterangan bebas pemotongan pajak penghasilan atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto sertifikat bank indonesia yang diterima atau diperoleh dana pensiun yang pendirlannya telah disahkan oleh menteri keuangan

Dari beberapa aturan pajak tentang bunga deposito tersebut, resumenya adalah sebagai berikut…

Pajak Bunga Deposito Bersifat Final

Penghasilan berupa bunga deposito, bunga tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia adalah objek PPh Pasal 4 ayat (2) yang bersifat final.



Mekanisme pengenaannya adalah dengan cara pemotongan oleh pihak pemotong atas penghasilan berupa bunga deposito, bunga tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia termasuk bunga yang diterima atau diperoleh dari deposito dan tabungan yang ditempatkan di luar negeri melalui bank yang bertempat kedudukan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.

Deposito adalah deposito dengan nama dan dalam bentuk apapun, termasuk deposito berjangka, sertifikat deposito dan “deposit on call” baik dalam mata uang rupiah maupun dalam mata uang asing (valuta asing) yang ditempatkan pada atau diterbitkan oleh bank.

Tabungan adalah simpanan pada bank dengan nama apapun, termasuk giro, yang penarikannya dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang ditetapkan oleh masing-masing bank.

Tarif Pajak Bunga Deposito

  • Untuk WPDN dan BUT : 20% dari jumlah bruto
  • Untuk WPLN : 20% dari jumlah bruto atau dengan tarif berdasarkan P3B yang berlaku

Pemotong Pajak atas Bunga Deposito



  • Bank yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia
  • Cabang bank luar negeri di Indonesia
  • Bank Indonesia

Cara Setor dan Lapor Pajak Bunga Deposito

pajak bunga deposito

Bunga Deposito dan Tabungan Serta Diskonto SBI yang Tidak dipotong Pajak

Pajak atas bunga deposito bisa free lo atau tidak terutang pajak penghasilan bunga deposito maupun pajak bunga tabungan, jika memenuhi syarat:

  • Penerimanya adalah Orang pribadi Subjek Pajak dalam negeri yang seluruh penghasilannya dalam 1 (satu) tahun pajak termasuk bunga dan diskonto tidak melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak.
  • Bunga dari deposito dan tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia sepanjang jumlah deposito dan tabungan serta Sertifikat Bank Indonesia tersebut tidak melebihi Rp 7.500.000 dan bukan merupakan jumlah yang dipecah-pecah;
  • Bunga dan diskonto yang diterima atau diperoleh bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia
  • Bunga tabungan pada bank yang ditunjuk Pemerintah dalam rangka pemilikan rumah sederhana dan sangat sederhana, kavling siap bangun untuk rumah sederhana dan sangat sederhana, atau rumah susun sederhana sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk dihuni sendiri.
  • Bunga deposito dan tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia yang diterima atau diperoleh Dana Pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan sepanjang dananya diperoleh dari sumber pendapatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 UU Nomor 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun.
Pengecualian dari pemotongan PPh Pasal 4 ayat (2) ini dapat diberikan berdasarkan Surat Keterangan Bebas (SKB) Pemotongan Pajak Penghasilan atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia, yang diterbitkan oleh KPP tempat Dana Pensiun yang bersangkutan terdaftar. Aturan lebih lanjut di atur di PER-160/PJ/2005!

 

 

 




Show Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!