4
122

Entitas Adalah? Pengertian Entitas Dari Berbagai Konsep




Entitas suatu pembahasan yang cukup membingungkan, kenapa? Karena terdapat berbagai pengertian yang terbagi menjadi beberapa bagian. Bahkan pengertian entitas dalam konsep legal berbeda dengan konsep akuntansi, konsep akuntansi yang tidak sama dengan konsep fiskal, hingga pengertian entitas dari Wikipedia dan KBBI juga tak sama.

Dari banyaknya pengertian tersebut kami akan menjabarkan secara detail. Dan oleh karena itu juga untuk kali ini kenapa kita akan bahas berbagai arti entitas dari berbagai konsep tersebut. Seperti apa pengertian tersebut, maka berikut ini informasinya.

Pengertian Entitas

Pengertian Entitas dalam Konsep Legal

Untuk yang pertama berdasarkan konsep legal, pengertian entitas adalah setiap unit atau badan yang dapat dipandang atau diperlakukan sebagaimana layaknya individu terhadap ketentuan hukum yang berlaku. Atau bisa juga diartikan sebagai setiap unit atau lembaga yang keberadaannya dijamin mendapat perlindungan dari hukum yang berlaku.

Sehingga kedepannya kalau terjadi apa-apa dapat melakukan penuntutan atau klaim kepada pihak lain ataupun dituntut (oleh pihak lain) didepan pengadilan dengan mengatas namakan namanya sendiri.



Entitas bisa juga diartikan sebagai setiap individu atau lembaga yang berbadan hukum.

Pengertian Entitas dalam Konsep Akuntansi

Kalau berdasarkan konsep akuntansi, pengertian entitas adalah suatu unit usaha atau kesatuan akuntansi (keuangan), artinya dalam akuntansi terdapat laporan keuangan yang disertakan oleh setiap unit usaha atau entitas yang disebut sebagai kesatuan akuntansi, lebih tepatnya dengan aktivitas atau kegiatan ekonomi dari unit tersebut sebagai fokusnya.

Jadi unit dari setiap kesatuan akuntansi akan dianggap berdiri sendiri dan berbeda dari semua pihak yang memiliki kepentingan dengan unit tersebut. Dalam kesatuan akuntansi akan menjalankan suatu kegiatan atau fungsi saja. Misalnya pemilik, kreditur, karyawan, pemasok dan pelanggan yang merupakan bentuk pemisahan yang berdasarkan fungsinya.

Pengertian Entitas dalam Konsep Ekonomi

Berdasarkan konsep ekonomi, entitas adalah setiap unit yang menjalankan kegiatan usaha atau finansial untuk kepentingan diri sendiri yang dipandang sebagai suatu entitas. Dalam konsep tersebut, entitas terkadang diikuti oleh undang-undang perpajakan, undang-undang tersebut akan memperlakukan dua atau lebih dari unit (perusahaan) yang mempunyai hubungan istimewa dalam hal kepemilikan, dan nantinya akan dianggap sebagai satu wajib pajak.

Unit ekonomi tersebut, meliputi:

  • Satu badan hukum.
  • Dua atau lebih badan hukum yang bekerja sama dan masing-masing menjalankan usahanya.

Pengertian Entitas dalam Konsep Fiskal

Sedangkan pengertian entitas berdasarkan konsep fiskal identik dengan subyek pajak atau wajib pajak.



Pengertian ini berlaku bagi suatu entitas yang mempunyai badan hukum ataupun yang tidak, hal ini sudah diatur dalam undang-undang perpajakan.

Subjek Pajak menurut ketentuan pajak terdiri dari:

  1. orang pribadi;
  2. warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan menggantikan yang berhak;
  3. badan; dan
  4. bentuk usaha tetap.

Bentuk usaha tetap merupakan subjek pajak yang perlakuan perpajakannya dipersamakan dengan subjek pajak badan.

Badan yang dimaksud mengacu pada sekumpulan orang atau modal, yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha.

Simak juga penjelasan berikut!

Apa itu NPWP?

Kapan WP Badan harus mendaftarkan diri ke KPP?

FAQ NPWP dan PKP!

Untuk contoh badan wajib pajak seperti berikut:

  1. Perseroan Terbatas (PT).
  2. Perseroan Komanditer (CV).
  3. Perseroan lainnya.
  4. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan nama dan dalam bentuk apa pun.
  5. Badan Usaha Milik Daerah dengan nama dan dalam bentuk apa pun.
  6. Firma.
  7. Kongsi
  8. Koperasi.
  9. Dana pensiun.
  10. Persekutuan.
  11. Perkumpulan.
  12. Yayasan.
  13. Organisasi Massa.
  14. Organisasi sosial politik.
  15. Partai Politik.
  16. Kontrak Investasi Kolektif.
  17. Bentuk Usaha Tetap.
  18. Karang Taruna.
  19. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
  20. Asosiasi.

Semua badan bergerak dibidang usaha untuk mencari laba/profit atau non profit/nirlaba ialah sederet badan yang mempunyai kewajiban pajak yang harus dipenuhi.

Bagaimana kewajiban perpajakan Wajib Pajak Badan?

  • Badan yang berstatus Tunggal

Badan yang berstatus Tunggal ialah badan yang tidak mempunyai cabang, secara keseluruhan kewajiban pajaknya disetor dan dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak (dimana Badan tersebut terdaftar).

  • Badan yang berstatus Pusat

WP Badan berstatus pusat ialah badan yang mempunyai satu atau lebih cabang, dan kewajiban pajak sudah ditetapkan sebagai berikut.

  1. Disetor dan dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak dimana Badan yang berstatus Pusat tersebut terdaftar atas kewajiban PPh Badan atas kegiatan Badan Pusat dan seluruh cabang, PPh Pemotongan dan/atau Pemungutan (PPh Pasal 21/26, PPh Pasal 22,  Pasal 23/26, Pasal 15, Pasal 4 ayat 2) atas kegiatan Badan Pusat saja, serta PPN dan PPnBM Badan Pusat serta Cabang (apabila PPN dan PPnBM dilakukan Pemusatan).
  2. Disetor dan dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak dimana Badan yang berstatus Cabang tersebut terdaftar atas kewajiban PPh Pemotongan dan/atau Pemungutan (Pasal 21/26, Pasal 22, Pasal 23/26, Pasal 15, Pasal 4 ayat 2) atas kegiatan Badan Cabang, serta PPN dan PPnBM Cabang (apabila PPN dan PPnBM tidak dilakukan Pemusatan PPN).
  • Badan yang berstatus Cabang

Badan yang berstatus Cabang tidak mempunyai kewajiban PPh Badan, sehingga kewajiban pajak yang disetor dan dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak dimana Badan tersebut terdaftar sebagai Badan Cabang hanyalah kewajiban PPh Pemotongan dan/atau Pemungutan (Pasal 21/26, Pasal 22,  Pasal 23/26, Pasal 15, Pasal 4 ayat 2) atas kegiatan Badan Cabang, serta PPN dan PPnBM Cabang (apabila PPN dan PPnBM tidak dilakukan Pemusatan PPN).

Incoming search terms:

entitas adalah




Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

error: Content is protected !!