PMK 141 tahun 2015, Jasa yang dipotong PPh 23




PMK 141 tahun 2015 adalah aturan mengenai jenis jasa yang dipotong PPh 23 khususnya rincian atas jenis jasa lain. Memangnya jasa apa yang merupakan objek PPh Pasal 23?

Jasa yang dipotong PPh 23

Jasa yang dipotong PPh Pasal 23 diantaranya adalah:

  1. Jasa teknik
    • Jasa teknik merupakan pemberian jasa dalam bentuk pemberian informasi yang berkenaan dengan pengalaman dalam bidang industri, perdagangan dan ilmu pengetahuan yang dapat meliputi:
      • pemberian informasi dalam pelaksanaan suatu proyek tertentu, seperti pemetaan dan/atau pencarian dengan bantuan gelombang seismik;
      • pemberian informasi dalam pembuatan suatu jenis produk tertentu, seperti pemberian informasi dalam bentuk gambar-gambar, petunjuk produksi, perhitungan-perhitungan dan sebagainya; atau
      • pemberian informasi yang berkaitan dengan pengalaman di bidang manajemen, seperti pemberian informasi melalui pelatihan atau seminar dengan peserta dan materi yang telah ditentukan oleh pengguna jasa.
  2. Jasa manajemen
    • Jasa manajemen merupakan pemberian jasa dengan ikut serta secara langsung dalam pelaksanaan atau pengelolaan manajemen.
  3. Jasa konsultan
    • Jasa konsultan merupakan pemberian advice (petunjuk, pertimbangan, atau nasihat) profesional dalam suatu bidang usaha, kegiatan, atau pekerjaan yang dilakukan oleh tenaga ahli atau perkumpulan tenaga ahli, yang tidak disertai dengan keterlibatan langsung para tenaga ahli tersebut dalam pelaksanaannya.
  4. Jasa konstruksi
  5. Jasa lain, di atur di PMK 141 tahun 2015

Jika perusahaan mengeluarkan biaya untuk jasa ini harus memotong PPh 23 kecuali yang telah dipotong PPh 21. Pemotongan PPh 21-nya adalah menurut ketentuan pemotongan PPh Pasal 21 sebagai berikut, KLIK

PMK 141 tahun 2015

PMK 141 tahun 2015 berlaku sejak 24 Agustus 2015. PMK ini memberikan rincian jenis jasa lain apa saja yang harus di potong PPh Pasal 23, yaitu:



  • Jasa penilai (appraisal);
  • Jasa aktuaris;
  • Jasa akuntansi, pembukuan, dan atestasi laporan keuangan;
  • Jasa hukum;
  • Jasa arsitektur;
  • Jasa perencanaan kota dan arsitektur landscape;
  • Jasa perancang (design);
  • Jasa pengeboran (drilling) di bidang penambangan minyak dan gas bumi (migas), kecuali yang dilakukan oleh bentuk usaha tetap;
  • Jasa penunjang di bidang usaha panas bumi dan penambangan minyak dan gas bumi (migas);
  • Jasa penambangan dan jasa penunjang selain di bidang usaha panas bumi dan penambangan minyak dan gas bumi (migas);
  • Jasa penunjang di bidang penerbangan dan bandar udara;
  • Jasa penebangan hutan;
  • Jasa pengolahan limbah;
  • Jasa penyedia tenaga kerja dan/atau tenaga ahli (outsourcing services);
  • Jasa perantara dan/atau keagenan;
  • Jasa di bidang perdagangan surat-surat berharga, kecuali yang dilakukan oleh Bursa Efek, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI);
  • Jasa kustodian/penyimpanan/penitipan, kecuali yang dilakukan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI);
  • Jasa pengisian suara (dubbing) dan/atau sulih suara;
  • Jasa mixing film;
  • Jasa pembuatan saranan promosi film, iklan, poster, photo, slide, klise, banner, pamphlet, baliho dan folder;
  • Jasa sehubungan dengan software atau hardware atau sistem komputer, termasuk perawatan, pemeliharaan dan perbaikan;
  • Jasa pembuatan dan/atau pengelolaan website;
  • Jasa internet termasuk sambungannya;
  • Jasa penyimpanan, pengolahan, dan/atau penyaluran data, informasi, dan/ a tau program;
  • Jasa instalasi/pemasangan mesin, peralatan, listrik, telepon, air, gas, AC, dan/atau TV kabel, selain yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sebagai pengusaha konstruksi;
    Jasa perawatan/perbaikan/pemeliharaan mesin, peralatan, listrik, telepon, air, gas, AC, TV kabel, dan/atau bangunan, selain yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan inempunyai izin dan/atau sertifikasi sebagai pengusaha konstruksi;
  • Jasa perawatan kendaraan dan/atau alat transportasi darat, laut dan udara;
  • Jasa maklon;
  • Jasa penyelidikan dan keamanan;
  • Jasa penyelenggara kegiatan atau event organizer;
  • Jasa penyediaan tempat. dan/atau waktu dalam media masa, media luar ruang atau media lain untuk penyampaian informasi, dan/atau jasa periklanan;
  • Jasa pembasmian hama;
  • Jasa kebersihan atau cleaning service;
  • Jasa sedot septic tank;
  • Jasa pemeliharaan kolam;
  • Jasa katering atau tata boga;
  • Jasa freight forwarding;
  • Jasa logistik;
  • Jasa pengurusan dokumen;
  • Jasa pengepakan;
  • Jasa loading dan unloading;
  • Jasa laboratorium dan/atau dilakukan oleh lembaga atau rangka penelitian akademis;
  • Jasa pengelolaan parkir;
  • Jasa penyondiran tanah;
  • Jasa penyiapan dan/atau pengolahan lahan;
  • Jasa pembibitan dan/atau penanaman bibit;
  • Jasa pemeliharaan tanaman;
  • Jasa pemanenan;
  • Jasa pengolahan hasil pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan/atau perhutanan
  • Jasa dekorasi;
  • Jasa pencetakan/penerbitan;
  • Jasa penerjemahan;
  • Jasa pengangkutan/ekspedisi kecuali yang telah diatur dalam Pasal 15 Undang-Undang Pajak Penghasilan;
  • Jasa pelayanan kepelabuhanan;
  • Jasa pengangkutan melalui jalur pipa;
  • Jasa pengelolaan penitipan anak;
  • Jasa pelatihan dan/atau kursus;
  • Jasa pengiriman dan pengisian uang ke ATM;
  • Jasa sertifikasi;
  • Jasa survey;
  • Jasa tester, dan
  • Jasa selain jasa-jasa tersebut di atas yang pembayarannya dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.




Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

error: Content is protected !!