2
5

Faktur Pajak Gabungan, Cukup 1 Faktur 1 Bulan




Apakah Faktur Pajak Gabungan itu? Seperti ditentukan dalam UU PPN, bahwa saat pembuatan faktur pajak adalah:

  1. saat penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak;
  2. saat penerimaan pembayaran dalam hal penerimaan pembayaran terjadi sebelum penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau sebelum penyerahan Jasa Kena Pajak;
  3. saat penerimaan pembayaran termin dalam hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan;
  4. saat PKP rekanan menyampaikan tagihan kepada Bendahara Pemerintah sebagai Pemungut Pajak Pertambahan Nilai; atau
  5. saat lain yang diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan.

Namun demikian, untuk transaksi penjualan yang berulang-ulang dalam jangka waktu selama 1 (satu) bulan kalender, PKP dapat membuat Faktur Pajak satu saja, yaitu Faktur Pajak Gabungan. Dan PKP tersebut tidak akan dikenai sanksi terlambat membuat Faktur Pajak, meskipun pembuatan fakturnya tidak tepat saat penyerahan barang kena pajak.

faktur pajak gabungan

Faktur Pajak Gabungan adalah Faktur Pajak yang meliputi seluruh penyerahan yang dilakukan kepada pembeli Barang Kena Pajak dan/atau penerima Jasa Kena Pajak yang sama selama 1 (satu) bulan kalender. (Pasal 6 PMK-151/PMK.03/2013)



Faktur Pajak gabungan harus dibuat paling lama pada akhir bulan penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak. (Pasal 6 PMK-151/PMK.03/2013)

Contoh Faktur Pajak Gabungan

contoh faktur pajak gabungan

 

Referensi Aturan

  1. PMK-151/PMK.03/2013 (berlaku sejak 1 Januari 2014) tentang tata cara pembuatan dan tata cara pembetulan atau penggantian FP

 






Show Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!