Tarif PPh Badan Turun Jadi 20%, PERPU 1 Tahun 2020




Inilah resume Perpu 1 tahun 2020 yang diantaranya adalah tarif PPh Badan turun menjadi 22% kemudian 20% dan bahkan bisa 17%. Selengkapnya simak uraian berikut ini.

Masih dalam rangkaian kebijakan mengatasi dampak virus corona, pemerintah telah menerbitkan Perpu 1 tahun 2020 tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk penanganan pandemi covid-19 dan/atau dalam rangka menghadapi ancaman yang membahayakan ekonomi nasional dan/atau stabilitas sistem keuangan.

Tarif PPh Badan Turun

Dalam Pasal 5 Perppu 1 tahun 2020 tersebut disebutkan bahwa tarif PPh Badan turun sebesar 22% berlaku pada tahun pajak 2020 dan tahun pajak 2021. Kemudian tarif Pph Badan turun lagi sebesar 20%, yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022.

Pemerintah juga menetapkan tarif khusus bagi perusahaan yang berjenis perseroan terbuka dan memiliki saham yang disetor atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu tarif sebesar 3% lebih rendah seperti gambar berikut:



tarif Pph badan turun

 

Kebijakan Perpu 1 tahun 2020

Selain penurunan tarif PPh Badan, kebijakan pemerintah dalam Perpu 1 tahun 2020 yang lain adalah:

  • Perpanjangan jangka waktu waktu pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakan.
  • Pengenaan PPh dan PPN transaksi elektronik atas kegiatan perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) yang dilakukan Subjek Pajak Luar Negeri yang memenuhi kehadiran signifikan.
  • Pemberian kewenangan kepada Menteri Keuangan untuk memberikan fasilitas kepabeanan berupa pembebasan atau keringanan bea masuk dalam rangka penanganan kondisi darurat serta pemulihan dan penguatan ekonomi nasional.
Top

Download Perpu 1 tahun 2020: Perpu 1 Tahun 2020 pdf

Top

 



perpu 1 tahun 2020

perpu 1 tahun 2020

 

Perlakuan perpajakan dalam kegiatan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) meliputi:

  1. pengenaan Pajak Pertambahan Nilai atas pemanfaatan Barang Kena Pajak Tidak Berwujud dan/atau Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean melalui Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE); dan
  2. pengenaan Pajak Penghasilan atau pajak transaksi elektronik atas kegiatan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) yang dilakukan oleh subjek pajak luar negeri yang memenuhi ketentuan kehadiran ekonomi signifikan.
Penetapan periode waktu keadaan kahar akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID- 19) mengacu kepada penetapan Pemerintah melalui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana yaitu Keputusan Kepala BNPB Nomor 13 A tahun 2020, mulai tanggal 29 Februari 2020 sampai dengan 29 Mei 2020.

Incoming search terms:

ttatif pph badan th 2020restitusi pajak dipercepat dibawah 5 milyar akibat covid 19perpu 1 2020 pdfperpu 1 2020 tarif pph badanperpu 21 tahun 2020perpu penurunan tarif pajak badantarif pph badan turuntarif pph badan yang berlaku 2020tarif pph perpu 1




Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

error: Content is protected !!